Rabu, 05 Agustus 2026

a little corner for Haechan ☀️

 the sunshine named Haechan ☀️



Ada orang-orang yang rasanya seperti sinar matahari.

Hangat, menenangkan, dan tanpa sadar mampu membuat hari yang biasa terasa lebih indah.
Buatku, orang itu adalah Haechan.
Aku tidak pernah benar-benar tahu bagaimana cara menjelaskan alasan mengapa aku begitu mengaguminya. Mungkin karena warna suaranya yang selalu terasa tulus. Mungkin karena tawanya yang terdengar begitu lepas. Atau mungkin karena kehadirannya selalu berhasil menghadirkan rasa nyaman, bahkan dari balik layar.

Di hari-hari ketika semuanya terasa melelahkan, aku sering kembali mendengarkan suaranya.
Aneh ya, bagaimana seseorang yang bahkan tidak mengenalku bisa membuatku merasa lebih baik.
Haechan mengajarkanku bahwa tidak apa-apa untuk terus bertumbuh, meski perlahan. Melihat kerja kerasnya, semangatnya, dan caranya tetap tersenyum membuatku ikut percaya bahwa setiap usaha akan menemukan jalannya sendiri.

Menjadi penggemar bukan hanya tentang menyukai seseorang.

Bagiku, ini tentang menemukan tempat untuk beristirahat sejenak. Tentang menemukan alasan kecil untuk tersenyum setelah hari yang panjang. Tentang merasa bahwa dunia masih memiliki banyak hal indah untuk disyukuri.
Mungkin Haechan tidak akan pernah tahu siapa aku.

Dan itu tidak apa-apa.

Aku hanya ingin mengucapkan terima kasih.
Terima kasih karena sudah bernyanyi dengan sepenuh hati, tertawa dengan begitu tulus, dan tanpa sadar menjadi pengingat bahwa secercah kebahagiaan bisa datang dari hal-hal yang sederhana.

Semoga langkahmu selalu dipenuhi kebahagiaan.
Semoga mimpimu terus bertumbuh.
Dan semoga, di mana pun kamu berada, kamu selalu dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangimu, sebagaimana banyak orang menyayangimu dari berbagai penjuru dunia.

Karena bagiku...

Haechan akan selalu menjadi hangat yang datang tanpa diminta, tetapi selalu berhasil membuat hati merasa pulang.
☀️🤍

Senin, 07 Oktober 2024

Keamanan Informasi

 Kata Kunci 

Keamanan data dan informasi, peretasan, Information Theft, Fraud, kerawanan di internet, otentikasi, enkripsi.


Penggunaan internet dan komputer/ponsel pintar yang makin meluas telah banyak menggantikan beberapa kegiatan fisik manusia menjadi kegiatan daring, seperti berkomunikasi, berdagang, bertransaksi perbankan, bersekolah, dll. Ketika banyak pekerjaan dilakukan secara daring, membuat data dan informasi pribadi dan sensitif mudah tersebar di jaringan internet kita. Data tersebut di antaranya adalah data pribadi yang disimpan di ponsel seperti nomor kontak teman kita, data yang disimpan di penyimpan awan oleh aplikasi yang kita gunakan (media sosial, e-commerce, dll.), di instansi pemerintah, maupun di institusi bisnis (bank, asuransi, dll).


Hal ini menimbulkan kerawanan pencurian informasi yang selanjutnya berkembang menjadi kejahatan di dunia maya maupun di dunia nyata. Saat itulah, kalian harus memahami berbagai aspek keamanan data dan informasi untuk menjaga informasi pribadi kalian agar tetap aman dan terhindar dari kejahatan di internet.

A. Keamanan Data dan Informasi


Apa itu keamanan data dan informasi? Keamanan data dan informasi terdiri atas tiga kata, yaitu keamanan, data, dan informasi.


Keamanan secara fisik dapat dianalogikan dengan perlindungan sebuah gedung, seseorang, organisasi atau negara dari ancaman kejahatan. Keamanan dapat dilakukan melalui objek fisik seperti dinding dan kunci. Namun, juga dapat dilakukan oleh orang, proses, pengawasan, otorisasi seperti yang kalian temukan di area tertentu seperti: objek penting negara, bandara, dll.


Data berasal dari kata dalam bahasa Latin, datum, yang artinya fakta, keterangan yang benar, dan nyata yang dapat diobservasi dan dikumpulkan dari sumber data. Data dapat dijadikan dasar kajian (analisis atau kesimpulan).

Dalam bidang Informatika, data disimpan dalam bentuk yang dapat diproses oleh komputer, seperti representasi digital dari teles, angka, gambar, grafis, suara (audio), atau video. Data dapat bersifat kualitatif yang berarti menggambarkan sesuatu atau bersifat kuantitatif yang berupa numerik (angka). Data dapat direkam atau dimasukkan, disimpan, dan ditampilkan.


Informasi adalah makna yang disampaikan oleh serangkaian representasi yang merupakan hasil pemrosesan data. Informasi karena telah memiliki makna, dapat berupa informasi fisik atau logika, misalnya, urutan genetik (DNA), hasil analisis, dan kesimpulan. Data dan informasi sering dipertukarkan artinya, tetapi Informasi memiliki sifat yang tepat waktu, kontekstual, relevan, bertujuan, spesifik, dan dapat dikelola.


Istilah keamanan data dan informasi sering muncul dalam konteks Informatika yang merujuk pada keamanan data dan informasi yang berkaitan deformapikasangan peranti digital, seperti ponsel pintar, PC, atau gawai dengan pen juga merupakan sumber data. Peranti-peranti tersebut biasanya terhubung dengan internet.


Keamanan data dan informasi berkaitan dengan perangkat lunak/artefak komputasional yang kita gunakan. Saat ini, jika chatting di ponsel pintar, kita menggunakan aplikasi yang mungkin memiliki celah keamanan. Jika menggunakan sistem operasi pada ponsel pintar, data kita juga rawan untuk dicuri. Keamanan informasi terkait dengan pengembangan artefak komputasional yang aman, dari proses pengembangannya dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengkodean, pengujian, pengoperasian, dan perbaikannya jika ada kesalahan (bug). Bug ini dapat menjadi celah keamanan informasi.


Pada beberapa tahun terakhir, muncul istilah cybersecurity (keamanan informasi di internet). Cybersecurity mencakup beberapa bidang ilmu yang berkaitan karena berhubungan dengan aspek manusia, hukum, kebijakan, etika, dan bahkan hubungan antarnegara.


Keamanan data dan informasi lebih luas daripada keamanan dunia maya. Namun, pada materi ini, keamanan data dan informasi akan banyak dijelaskan dalam bingkai keamanan dunia maya.

1. Kejahatan di Dunia Digital


Saat ini, dengan makin banyaknya pengguna komputer dan internet, komputer menjadi tempat yang dapat digunakan untuk berbuat kejahatan. Banyak orang belajar menjadi pemrogram/programmer yang selanjutnya digunakan untuk mengelola sistem dan menjaga keamanannya. Namun, di sisi lain, ada juga orang yang belajar untuk meretas dan melakukan kejahatan di internet. Muncullah istilah peretas atau peretasan yang memiliki konotasi yang positif dan negatif.

a. Evolusi dari Peretasan

1) Era Peretasan 1: Kegembiraan dalam Memprogram

2) Era Peretasan 2: Munculnya Sisi Gelap Peretasan

3) Era Peretasan 3: Peretasan sebagai Alat yang Merusak dan Alat Kriminal

b.Perkakas Peretasan

1) Virus

2) Worm

3) Trojan Horse

4) Rekayasa Sosial

5) Phising

6) Pharming

7) Spyware

8) Ransomware

9) Backdoor

10) Botnet

Senin, 09 September 2024

NCT


 

together

 


older sister

 


Kata Kunci

Kata Kunci

 Keamanan data dan informasi, peretasan, Information Theft, Fraud, kerawanan di internet, otentikasi, enkripsi.


Penggunaan internet dan komputer/ponsel pintar yang makin meluas telah banyak menggantikan beberapa kegiatan fisik manusia menjadi kegiatan daring, seperti berkomunikasi, berdagang, bertransaksi perbankan, bersekolah, dll. Ketika banyak pekerjaan dilakukan secara daring, membuat data dan informasi pribadi dan sensitif mudah tersebar di jaringan internet kita. Data tersebut di antaranya adalah data pribadi yang disimpan di ponsel seperti nomor kontak teman kita, data yang disimpan di penyimpan awan oleh aplikasi yang kita gunakan (media sosial, e-commerce, dll.), di instansi pemerintah, maupun di institusi bisnis (bank, asuransi, dll).


Hal ini menimbulkan kerawanan pencurian informasi yang selanjutnya berkembang menjadi kejahatan di dunia maya maupun di dunia nyata. Saat itulah, kalian harus memahami berbagai aspek keamanan data dan informasi untuk menjaga informasi pribadi kalian agar tetap aman dan terhindar dari kejahatan di internet.